Raffi Ahmad Ternyata Sedang Pendekatan dengan Wanda Hamidah

Masih menjadi teka-teki keberadaan Wanda Hamidah di rumah Raffi Ahmad saat penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional

Raffi Digerebek, Irwansyah Dan Zaskia Sungkar Tak Terlibat Narkoba title

Pasangan selebriti Irwansyah dan Zaskia Sungkar memang mendatangi rumah Raffi Ahmad.

5 Fakta tentang HIV / AIDS yang Perlu DIketahui

Kasus HIV/AIDS di Indonesia makin mengkhawatirkan. Di Indonesia secara kumulatif kasus pengidap HIV dan AIDS mulai Januari 1987

Watak Cewek dari Tanggal Lahirnya

Menurut primbon Jawa, karakter atau watak perempuan bisa diduga dari tanggal lahirnya.

Wouw Cake Lady Gaga Ini Persis Aslinya

Kepiawaian Lady Gaga dalam bernyanyi memang tak diragukan lagi. Penyanyi yang banyak digandrungi oleh kawula muda ini memiliki segudang prestasi.

Showing posts with label Dunia Arkeologi. Show all posts
Showing posts with label Dunia Arkeologi. Show all posts

Monday, January 21, 2013

Kuil Berusia 2.750 Tahun Ditemukan di Israel

[Image: 185662_tembikar-yang-ditemukan-pada-kuil...63_382.JPG]

Ahli arkeologi di Israel menemukan kuil kuno yang diperkirakan berusia lebih dari 2.000 tahun. Ditemukan pahatan dan patung-patung yang belum dikenali bentuknya oleh para arkeolog.

Diberitakan NBC, kuil itu ditemukan di Tel Motza, sebelah barat Yerusalem, saat tengah dilakukan pengerukan tanah untuk proyek jalan tol pada Kamis, 27 Desember 2012. Saat ini, arkeolog dari Otoritas Barang Antik Israel mengambil alih penelitian di lokasi tersebut, sedangkan proyek jalan tol terus berlangsung.


"Penemuan bangunan ritual di Tel Motza sangat mengejutkan dan tidak biasa terjadi. Terutama, karena pada masa Judaea jarang ditemukan bangunan kuil," kata pernyataan para direktur eskavasi Anna Eirikh, Hamoudi Khalaily dan Shua Kisilevitz.


Dalam kuil tersebut ditemukan guci keramat yang diperkirakan berusia 2.750 tahun. "Di antara temuan terdapat tembikar berbentuk pria, salah satunya berjenggot, yang asal-usul dan sejarahnya masih belum diketahui," ujar pernyataan mereka.

Menurut mereka, tembikar itu berasal dari Zaman besi. Desain kuil sama dengan bangunan agama lainnya di zaman itu. Dalam pernyataan Kementerian Budaya Israel, dinding kuil itu sangat lebar, pintunya menghadap timur, sesuai dengan tradisi agama di Timur Dekat (Near East).


"Sinar Matahari dari timur akan menyinari objek di dalam kuil, menyimbolkan sucinya keberadaan benda itu. Sebuah struktur kota mungkin adalah altar di tengah pekarangan kuil," tulis pernyataan kementerian itu.




sumber | iniunic.blogspot.com

Sunday, January 20, 2013

Ditemukan Fosil Tertua di Bumi, Berumur 3,5 Miliar Tahun

[Image: 186357_fosil-berumur-3-5-miliar_663_382.jpg]

Para ilmuwan dari Old Domnion University menemukan fosil yang diklaim sebagi fosil tertua di bumi. Mereka mengungkapkan usia fosil purba ini diperkirakan hampir 3,5 miliar tahun.

Nora Noffke, salah satu peneliti juga menjelaskan jika fosil yang ditemukan di wilayah Pilbara, Barat Laut Australia ini dapat membantu menginformasikan pencarian kendaraan penjelajah Mars, Curiosity untuk mencari jejak kehidupan di Planet Merah.


Seperti dilansir Daily Mail, Noffke mengatakan bahwa ini adalah jejak nenek moyang tertua di bumi, dan bukan tubuh dinosaurus. Fosil ini berupa jejak jaring seperti laba-laba pada permukaan batu pasir yang diperkirakan telah diukir oleh organisme hidup yang berinteraksi dengan sedimen. Namun pasir secara bertahap berubah menjadi batu dengan tekstur khusus.

Meski para ilmuwan telah menemukan batuan yang lebih tua, namun Noffke mengatakan bahwa untuk menunjukkan jejak kehidupan dalam bebatuan yang terkikis ini sangat mustahil.


"Ada beberapa yang jauh lebih tua, tetapi mereka mengalami metamorfosis dan sulit untuk merekonstruksi apa yang ada di sana," tambahnya.


Pola jaringan laba-laba yang ditemukan oleh Noffke dan rekan-rekannya mengisyaratkan bahwa bakteri primitif dihubungkan dalam jaringan yang luas. Tekstur ini mirip dengan batuan berusia 2,9 miliar tahun yang ditemukan di Afrika Selatan.




sumber | iniunic.blogspot.com

Wednesday, January 16, 2013

Penemuan Harta Karun Di Benteng Laut Hitam 2.000 Tahun Yang Lalu



Para arkeolog telah menemukan harta karun yang dipendam oleh warga yang putus asa karena kota mereka dikepung oleh tentara kerajaan Romawi sekitar 2.000 tahun yang lalu.

Ratusan koin perunggu, dan berbagai item dari emas, perak dan perhiasan perunggu ditemukan di bawah sebuah benteng kuno di pemukiman Krimea Artezia, Ukraina.

Para peneliti percaya bahwa harta itu buru-buru dikuburkan oleh orang-orang kaya yang berlindung dari legiun Romawi yang menyerang dalam perang saudara.


Buried for 2,000 years: Archaeologists have uncovered hoards of buried treasure hidden beneath a Black Sea fortress by residents who were facing the might of Rome's legions during a destructive civil war


‘Benteng telah dikepung. Orang-orang kaya dari pemukiman dan lingkungan telah mencoba untuk bersembunyi di sana dari serangan Roma, “kata Nikolaï Vinokurov, seorang profesor di Moscow State Pedagogical University.

“Mereka telah mengubur harta mereka di dalam benteng.”

Bangsa Romawi sebagai yang sangat terlatih dan dilengkapi tentara kuat menyerang orang yang bertahan di benteng, namun Profesor Vinokoruv tidak tahu apakah mereka bertahan hidup waktu itu.

Pada saat pengepungan dan jatuhnya benteng di 45AD, Artezian adalah bagian dari Kerajaan Bosporous dimana persaingan sedang terjadi di antara dua saudara dalam kendali politik.

Saudara yang tua adalah Mithridates VIII yang ingin merebut kemerdekaan dari Kekaisaran Romawi, sedangkan Cotys adiknya ingin menjaga kerajaan sebagai negara sahabat.

Tentara Romawi segera tiba untuk mendukung Cotys untuk melakukan penaklukan. Mereka mendirikan rezim di ibukota Bosporan dan membakar pemukiman warga yang dikendalikan oleh saudaranya, termasuk Artezian.


Hellenistic culture: These two rings are engraved with the images of Greek gods. The people of the region borrowed many aspects of their culture from Greek colonists who had established outposts in the are hundreds of years before

 

Tim Profesor Vinokurov ini telah merekrut sukarelawan untuk mempelajari kota sejak tahun 1989. Penelitian itu meliputi area seluar 3,2 hektar termasuk pekuburan di mana harta karun ditemukan.

Arkeolog yang bekerja di daerah tersebut telah mengungkapkan bahwa orang-orang Artezian mengikuti budaya Helenistik secara jelas.



A silver brooch depicts Aphrodite, goddess of love: Centuries earlier, at the height of classical Greek culture, sailors had navigated the Black Sea and created colonies to the east, intermarrying with the locals


Profesor Vinokurov mengatakan bahwa meskipun etnis penduduk Artezian berasimilasi, namu budaya mereka adalah Yunani murni. Mereka berbicara dengan bahasa Yunani, dan memiliki sekolah Yunani, arsitektur dan fortifikasi bernuansa Yunani juga.

“Mereka mengikuti Hellenes karena terpengaruh oleh budaya tapi tidak murni dari garis keturunan.”


Berabad-abad sebelumnya, pada puncak kebudayaan Yunani klasik, pelaut telah melakukan pelayaran ke Laut Hitam. Koloni-koloni dibangun arah ke timur, sehinga perkawinan campur dengan penduduk setempat terjadi.

Diantara penemuan harta karun tersebut adalah bros perak dengan ukiran gambar Aphrodite, dewi cinta Yunani, serta cincin emas dengan permata yang diukir gambar Nemesis dan Tyche, keduanya dewa Yunani juga.


A depiction of Demeter, Greek goddess of the harvest
Graffiti-like etchings found at the Artezian site
Write caption here

Ancient decorated spindles were also found on site: The Romans arrived in support of Cotys I, a usurper to the throne of the Kingdom of Bosporous, who asked for their help with deposing his older brother
 
 
 
Dig: Nikolaï Vinokurov, a professor at Moscow State Pedagogical University, has been leading expeditions to the Artezian site for archaeologists and volunteers since 1987
Dig: Nikolaï Vinokurov, a professor at Moscow State Pedagogical University, has been leading expeditions to the Artezian site for archaeologists and volunteers since 1987

Peeling back the past: The fortress at Artezian was torched by the Romans in 45AD, then later rebuilt - but it's treasure remained undiscovered until now
Peeling back the past: The fortress at Artezian was torched by the Romans in 45AD, then later rebuilt - but it's treasure remained undiscovered until now


sumber | iniunic.blogspot.com | http://uniqpost.com/61012/penemuan-harta-karun-di-benteng-laut-hitam-2-000-tahun-yang-lalu/